Situ Rawa Gede merupakan salah satu situ di Kota Bekasi yang memiliki potensi yang cukup besar bagi pengembangan industri pariwisata dan daerah resapan air bagi wilayah di sekitarnya, dahulunya merupakan areal persawahan yang menyatu dengan kawasan Perumahan Kemang Pratama.
Wilayah kerja untuk pembangunan Obyek Wisata Alam Situ Rawa Gede terletak di Kecamatan Rawa Lumbu, Kelurahan Bojong Menteng, mencakup wilayah seluas 80.000 M2 dengan batas-batas sebagai berikut:
Utara : Tanah penduduk
Selatan : Perkampungan penduduk
Barat : Jalan Kelurahan
Timur : Tanah penduduk
Konsep Kebutuhan Ruang Sarana Wisata
Penataan ruang sarana Wisata Situ Rawa Gede bersifat permanen dan semi permanen yang menunjang, merupakan sarana pendukung dan sarana pendukung tambahan ang berhubungan dan tidak berhubuntgan degandkegiatan Situ Rawa Gede.
Berkut ini gambaran mengenai kondisi dan kebutuhan ruang wisata yang dibutuhkan :
1. Jalan Masuk dan Papan Reklame
2. Lapangan/ Lahan Parkir
3. Pintu Masuk
4. Monumen Gedung Pusat Promosi dan Situ
5. Pusat Informasi
6. Arena Bermain anak
7. Jalu Treking
8. Desa Wisata
Rencana Pengembangan
Rencana Pengembangan atau pembangunan kawasan wisata Alam Situ Rawa Gede dibagi dalam beberapa rencana operasional, yaitu :
1. Pengembangan Areal Perusahaan
2. Pengembangan Sarana Prasarana
3. Pengolahan pengunjung dan pengendalian lingkungan
4. Promosi dan kerjasama usaha
5. Pengolahan dan pembinaan sumber daya alam
6. Kemitraan dengan masyarakat sekitar kawasan
7. Kebutuhan dan kualifikasi personil
8. Investasi dan pendapatan
Maka pengembangan Kawasan Situ Rawa Gede adalah optimalisasi potensi situ berfungsi sebagai resapan air serta pemeliharaan sumberdaya alam lingkungan sekitarnya, sehingga tercipta kawasan dan tatanan kehidupan sosial masyarakat yang lebih baik.
FASILITAS DAN UTILITAS
Dalam perkembangan wilayahnya, kawasan wisata ini didesain dengan menciptakan kawasan yang ditampilkan sebagai kawasan yang ramah lingkungan dengan pergerakan sirkulasi berupa aktifitas pengunjung dengan segala sarana dan Prasarana yang ada mulai dari lahan rekreasi serta media promosi yang dapat dilakukan maka dibuat secara universal.
Konsep Penataan Lahan fungsional
Penataan lahan fungsional terbagi menjadi:
1. Sarana Wisata Utama
- Zona Pengembangan Desa (Desa Wisata). Dengan berkembangnya kawasan Situ Rawa Gede ini sebagai objek wisata yang langsung dapat menjadikan sumber penghasilan bagi investor akan mampu menciptakan suasana masyarakat yang ada dekat lingkungan kawasan wisata alam wisata ini terangkat baik dari segi perekonomiannya ataupun tatanan kehidupannya secara global.
- Zona Pengembangan Kawasan Air (basah). Baik dari Desain Danau maupun Kolam Pancing sebagai yang merupakan sarana wisata alam yang diciptakan sebagai ruang atau tempat berkumpulnya baik apresiaisi secara ifidividu maupun keluarga akan menciptakan suasana yang hidup, dengan aktifitas baik itu dengan menikmati pemandangan yang langsung dari Cottage karena dialokasikan dipinggir Danau dengan akses jalan yang berhubungan langsung dengan sarana dan Prasarana lainnya.
2. Sarana Penunjang
- Front Office, tempat berkumpul, berkomunikasi. Dibuat pada latar yang luas dan terbuka untuk umum dimana dengan sarana ini akan Parkir, tempat kendaraan pengunjung dan pengelola kawasan wisata Tempat parkir yang didesain selain ditata untuk kendaraan keluarga disediakan juga telpat parkir untuk para pengunjung yang datang secara rombongan dari pihak perencana menyedikan tempat untuk bus yang ditunjang dengan sarana dan penataanya dekat dengan warung baik diluar ataupun dalam.
- Pusat Informasi, media penerangan yang disediakan untuk membantu pengunjung dalam memberikan informasi yang diperlukan.
3. Sarana Pelengkap.
- PasarSeni
- Kolam Pemancingan
- Taman Bermain
- Fungsi penunjang lingkungan
- Taman,
- Lahan Terbuka
- Reservoir
4. Infrastruktur
- Jalan
- Drainase
- Jaringan air bersih
- Saluran air kotor
- Distribusi tenaga listrik
- Jaringan telekomunikasi