<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sistem Investasi Daerah Kota Bekasi</title>
	<atom:link href="http://www.siidkotabekasi.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.siidkotabekasi.com</link>
	<description>Sistem Investasi Daerah Kota Bekasi</description>
	<lastBuildDate>Mon, 12 Dec 2011 05:27:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Sarana OLahraga</title>
		<link>http://www.siidkotabekasi.com/potensi-dan-sektor-unggulan/potensi/gelanggang-olah-raga/gelangan-olahraga.html</link>
		<comments>http://www.siidkotabekasi.com/potensi-dan-sektor-unggulan/potensi/gelanggang-olah-raga/gelangan-olahraga.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 23 Oct 2011 02:47:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Gelanggang Olah Raga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.siidkotabekasi.com/?p=294</guid>
		<description><![CDATA[Dalam upaya mewujudkan pemanfaatan lahan ruang kota sebagai tempat berlangsu ngnya berbagai kegiatan di perkotaan, khususnya dalam bidang olah raga, maka kawasan GOR/s tadion kota Bekasi perlu ditata dan dikelola secara terpadu. Keterpaduan penataan dilakukan atas dasar pemahaman terhadap berbagai &#8230; <a href="http://www.siidkotabekasi.com/potensi-dan-sektor-unggulan/potensi/gelanggang-olah-raga/gelangan-olahraga.html">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam upaya mewujudkan pemanfaatan lahan ruang kota sebagai tempat berlangsu</p>
<p>ngnya berbagai kegiatan di perkotaan, khususnya dalam bidang olah raga, maka kawasan GOR/s</p>
<p>tadion kota Bekasi perlu ditata dan dikelola secara terpadu. Keterpaduan penataan dilakukan atas dasar pemahaman terhadap berbagai potensi dan keterbatasan yang dimiliki sebuah kawasan.</p>
<p>Dalam pembangunan dan penataan sebuah kawasan, faktor keseimbangan dengan lingkungan sekitar harus dipertimbangkan secara matang, karena setiap penataan yang dilakukan harus dapat memberikan kenyamanan fungsional bagi manusia dan lingkungan.</p>
<p>Maksud dari pembangunan dan penataan Kawasan GOR Kota Bekasi adalah:</p>
<ul>
<li>Meningkatkan (optimalisasi) potensi lahan yang ada dipusat Kota Bekasi, sehingga mempunyai nilai tinggi bagi perkembangan kota.</li>
<li>Meyediakan fasilitas publik yang sesuai dengan tingkat kebutuhan warga Kota Bekasi.</li>
</ul>
<p>Tujuan dari penataan kawasan adalah :</p>
<ul>
<li>Merevitalisasi kawasan GOR Kota Bekasi sehingga dapat menjadi fasilitas publik yang memenuhi kebutuhan masyarakat untuk berolah raga dan rekreasi.</li>
<li>Menumbuhkan bibit-bibit atlit lokal maupun nasional.</li>
<li>Menyediakan tempat penyelenggaraan pesta olah raga berskala nasional bahkan layak untuk skala internasional.</li>
<li>Menyediakan ruang terbuka hijau kota yang berfungsi sebagai daerah resapan air dan paru-paru kota.</li>
</ul>

<a href='http://www.siidkotabekasi.com/potensi-dan-sektor-unggulan/potensi/gelanggang-olah-raga/gelangan-olahraga.html/attachment/img_1188' title='IMG_1188'><img width="150" height="150" src="http://www.siidkotabekasi.com/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1188-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1188" title="IMG_1188" /></a>
<a href='http://www.siidkotabekasi.com/potensi-dan-sektor-unggulan/potensi/gelanggang-olah-raga/gelangan-olahraga.html/attachment/img_1183' title='IMG_1183'><img width="150" height="150" src="http://www.siidkotabekasi.com/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1183-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="gor bekasi" title="IMG_1183" /></a>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.siidkotabekasi.com/potensi-dan-sektor-unggulan/potensi/gelanggang-olah-raga/gelangan-olahraga.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gelanggang Olahraga</title>
		<link>http://www.siidkotabekasi.com/potensi-dan-sektor-unggulan/potensi/gelanggang-olah-raga/gelanggang-olahraga.html</link>
		<comments>http://www.siidkotabekasi.com/potensi-dan-sektor-unggulan/potensi/gelanggang-olah-raga/gelanggang-olahraga.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Nov 2009 21:57:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Gelanggang Olah Raga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.siidkotabekasi.com/?p=239</guid>
		<description><![CDATA[Dalam upaya mewujudkan pemanfaatan lahan ruang kota sebagai tempat berlangsungnya berbagai kegiatan di perkotaan, khususnya dalam bidang olah raga, maka kawasan GOR/stadion kota Bekasi perlu ditata dan dikelola secara terpadu. Keterpaduan penataan dilakukan atas dasar pemahaman terhadap berbagai potensi dan &#8230; <a href="http://www.siidkotabekasi.com/potensi-dan-sektor-unggulan/potensi/gelanggang-olah-raga/gelanggang-olahraga.html">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam upaya mewujudkan pemanfaatan lahan ruang kota sebagai tempat berlangsungnya berbagai kegiatan di perkotaan, khususnya dalam bidang olah raga, maka kawasan GOR/stadion kota Bekasi perlu ditata dan dikelola secara terpadu. Keterpaduan penataan dilakukan atas dasar pemahaman terhadap berbagai potensi dan keterbatasan yang dimiliki sebuah kawasan.</p>
<p>Dalam pembangunan dan penataan sebuah kawasan, faktor keseimbangan dengan lingkungan sekitar harus dipertimbangkan secara matang, karena setiap penataan yang dilakukan harus dapat memberikan kenyamanan fungsional bagi manusia dan lingkungan.</p>
<p>Maksud dari pembangunan dan penataan Kawasan GOR Kota Bekasi adalah:</p>
<ul>
<li>Meningkatkan (optimalisasi) potensi lahan yang ada dipusat Kota Bekasi, sehingga mempunyai nilai tinggi bagi perkembangan kota.</li>
<li>Meyediakan fasilitas publik yang sesuai dengan tingkat kebutuhan warga Kota Bekasi.</li>
</ul>
<p>Tujuan dari penataan kawasan adalah :</p>
<ul>
<li>Merevitalisasi kawasan GOR Kota Bekasi sehingga dapat menjadi fasilitas publik yang memenuhi kebutuhan masyarakat untuk berolah raga dan rekreasi.</li>
<li>Menumbuhkan bibit-bibit atlit lokal maupun nasional.</li>
<li>Menyediakan tempat penyelenggaraan pesta olah raga berskala nasional bahkan layak untuk skala internasional.</li>
<li>Menyediakan ruang terbuka hijau kota yang berfungsi sebagai daerah resapan air dan paru-paru kota.</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.siidkotabekasi.com/potensi-dan-sektor-unggulan/potensi/gelanggang-olah-raga/gelanggang-olahraga.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Air Bersih Terpadu</title>
		<link>http://www.siidkotabekasi.com/potensi-dan-sektor-unggulan/potensi/air-bersih-terpadu/air-bersih-terpadu.html</link>
		<comments>http://www.siidkotabekasi.com/potensi-dan-sektor-unggulan/potensi/air-bersih-terpadu/air-bersih-terpadu.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Nov 2009 21:52:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Air Bersih Terpadu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.siidkotabekasi.com/?p=236</guid>
		<description><![CDATA[Sebagai counter magnet Jakarta, Kota Bekasi perlu meningkatkan pembangunan sarana, prasarana dan utilitas kotanya, salah satunya adalah penyediaan air bersih.  Namun, dalam penyediaan air bersih kemampuan PDAM belum memadai, pada tahun 2003 cakupan pelayanannya baru mencapai 24%, karena terbatasnya kapasitas &#8230; <a href="http://www.siidkotabekasi.com/potensi-dan-sektor-unggulan/potensi/air-bersih-terpadu/air-bersih-terpadu.html">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai counter magnet Jakarta, Kota Bekasi perlu meningkatkan pembangunan sarana, prasarana dan utilitas kotanya, salah satunya adalah penyediaan air bersih.  Namun, dalam penyediaan air bersih kemampuan PDAM belum memadai, pada tahun 2003 cakupan pelayanannya baru mencapai 24%, karena terbatasnya kapasitas air terpasang belum mencukupi.</p>
<p>Kali Bekasi merupakan pertemuan S. Cileungsi dan S. Cikeas, dengan lebar rata-rata 30 meter dan panjang ± 35 km serta debit sebelum pertemuan dengan Saluran Tarum Barat ± 27 m3/det. Saat ini Kali Bekasi dimanfaatkan untuk irigrasi palawija serta sebagai air pemasok untuk Saluran Tarum Barat.</p>
<p>Dengan dibangunnya WTP baru di Teluk Buyung diharapkan dapat menambah kapasitas air bersih 200 lt/dt dan program WJUDSP Loan ADB 1384 INO dengan pendamping dari daerah sebesar 45 %. Jumlah pelanggan air bersih saat ini mencapai 70.808 sambungan rumah atau sekitar 424.848 jiwa. Peran serta swasta sangat dibutuhkan dalam membangun jaringan air bersih perpipaan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.siidkotabekasi.com/potensi-dan-sektor-unggulan/potensi/air-bersih-terpadu/air-bersih-terpadu.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Inflasi</title>
		<link>http://www.siidkotabekasi.com/kebijakan-investasi/inflasi.html</link>
		<comments>http://www.siidkotabekasi.com/kebijakan-investasi/inflasi.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Nov 2009 11:16:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kebijakan Investasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.siidkotabekasi.com/?p=167</guid>
		<description><![CDATA[Angka inflasi merupakan salah satu indikator penting yang dapat memberikan informasi tentang dinamika perkembangan harga barang dan jasa yang dikonsumsi masyarakat. <a href="http://www.siidkotabekasi.com/kebijakan-investasi/inflasi.html">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Angka inflasi merupakan salah satu indikator penting yang dapat memberikan informasi tentang dinamika perkembangan harga barang dan jasa yang dikonsumsi masyarakat.</p>
<p>Kelompok Inflasi Kota Bekasi Tahun 2006</p>
<p>NO	Kelompok	Inflasi (%)</p>
<p>1	Umum	6,36</p>
<p>2	Bahan Makanan	14,48</p>
<p>3	Makanan Jadi,Minuman,Rokok dan Tembakau	6,27</p>
<p>4	Perumahan, Air, Listrik, Gas dan Bahan Bakar	1,62</p>
<p>5	Sandang	11,42</p>
<p>6	Kesehatan	4,19</p>
<p>7	Pendidikan,Rekreasi dan Olahraga	5,63</p>
<p>8	Transport,Komunikasi dan Jasa Keuangan	0,72</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.siidkotabekasi.com/kebijakan-investasi/inflasi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kondisi Ekonomi Mikro (UMKM)</title>
		<link>http://www.siidkotabekasi.com/kota-bekasi/perekonomian-daerah/kondisi-ekonomi-mikro-umkm/kondisi-ekonomi-mikro-umkm.html</link>
		<comments>http://www.siidkotabekasi.com/kota-bekasi/perekonomian-daerah/kondisi-ekonomi-mikro-umkm/kondisi-ekonomi-mikro-umkm.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Nov 2009 16:53:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kondisi Ekonomi Mikro UMKM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.siidkotabekasi.com/?p=170</guid>
		<description><![CDATA[Kondisi ekonomi mikro (UMKM) Berdasarkan survei pada sejumlah 414 unit UMKM, diketahui distribusi pelaku usaha dalam UMKM seperti disajikan dalam Tabel di bawah ini. Distribusi Pelaku UMKM berdasarkan Kelompok Usaha Tahun 2007 Kelompok Usaha Jumlah Pelaku Usaha % Boneka 17 &#8230; <a href="http://www.siidkotabekasi.com/kota-bekasi/perekonomian-daerah/kondisi-ekonomi-mikro-umkm/kondisi-ekonomi-mikro-umkm.html">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kondisi ekonomi mikro (UMKM)<br />
Berdasarkan survei pada sejumlah 414 unit UMKM, diketahui distribusi pelaku usaha dalam UMKM seperti disajikan dalam Tabel di bawah ini.</p>
<p>Distribusi Pelaku UMKM berdasarkan Kelompok Usaha Tahun 2007</p>
<p>Kelompok Usaha Jumlah<br />
Pelaku Usaha %<br />
Boneka 17 4.11<br />
Furniture 38 9.18<br />
Handycraft 21 5.07<br />
Ikan Hias 37 8.94<br />
Konveksi 34 8.21<br />
Makanan dan Minuman 78 18.84<br />
Peternakan 79 19.08<br />
Sepatu dan Sandal 10 2.42<br />
Tanaman Hias 100 24.15<br />
Jumlah 414 100.00</p>
<p>Berdasarkan kriteria penggolongan UMKM, digunakan kriteria BPS serta Undang-undang No.9 Tahun 1995 adalah sebagai berikut:<br />
a. Usaha Mikro : usaha produktif milik keluarga/perorangan Warga Negara Indonesia, secara individu/tergabung dalam Koperasi dan memiliki hasil penjualan secara individu paling banyak Rp. 100.000.000,00/tahun.<br />
b. Usaha Kecil : usaha yang memenuhi kriteria sebagai berikut :<br />
1) Usaha produktif milik Warga Negara Indonesia yang berbentuk badan usaha peroranganyang tidak berbentuk hukum / badan usaha berbadan hukum, termasuk koperasi;<br />
2) Bukan merupakan anak perusahaan/cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai, baik secara langsung maupun tidak dengan Usaha Menengah/Usaha Besar;<br />
3) Memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp. 200.000.000,00tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha/menghasikan penjualan max Rp1.000.000.000,00/tahun.<br />
Distribusi Pelaku UMKM berdasarkan Kelas Usaha, Tahun 2007</p>
<p>Kelompok Usaha Usaha Mikro Usaha Kecil Usaha Menengah Usaha Besar<br />
% % % %<br />
Boneka 5.88 35.29 58.82 0.00<br />
Furniture 71.05 28.95 0.00 0.00<br />
Handycraft 42.86 57.14 0.00 0.00<br />
Ikan Hias 81.08 18.92 0.00 0.00<br />
Konveksi 55.88 26.47 17.65 0.00<br />
Makanan dan Minuman 25.64 34.62 0.00 39.74<br />
Peternakan 2.53 70.89 26.58 0.00<br />
Sepatu dan Sandal 90.00 10.00 0.00 0.00<br />
Tanaman Hias 90.00 9.00 1.00 0.00</p>
<p>UMKM memiliki peran sangat penting dalam penyerap tenaga kerja. Hasil selengkapnya dapat dalam tabel berikut :<br />
Distribusi Penyerapan Tenaga Kerja berdasarkan Kelompok Usaha, Tahun 2007</p>
<p>Kelompok Usaha Jumlah<br />
Tenaga Kerja Rata-rata<br />
per UMKM<br />
Boneka 635 37.35<br />
Furniture 151 3.97<br />
Handycraft 182 8.67<br />
Ikan Hias 76 2.05<br />
Konveksi 219 6.44<br />
Makanan dan Minuman 398 5.10<br />
Peternakan 319 4.04<br />
Sepatu dan Sandal 30 3.00<br />
Tanaman Hias 121 1.21<br />
Jumlah 2131 5.15<br />
Peran UMKM terhadap pertumbuhan Ekonomi, Tahun 2007</p>
<p>Kelompok Usaha Nilai Produksi (Rp) Rata-rata per UMKM (Rp)<br />
Boneka 39,764,400,000.00 2,339,082,352.94<br />
Furniture 4,351,000,000.00 255,941,176.47<br />
Handycraft 4,538,900,000.00 216,138,095.24<br />
Ikan Hias 3,260,000,000.00 88,108,108.11<br />
Konveksi 16,485,400,000.00 484,864,705.88<br />
Makanan dan Minuman 10,773,700,000.00 138,124,358.97<br />
Peternakan 106,621,200,000.00 1,349,635,443.04<br />
Sepatu dan Sandal 820,800,000.00 82,080,000.00<br />
Tanaman Hias 7,464,200,000.00 74,642,000.00<br />
Jumlah 194,079,600,000.00 468,791,304.35</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.siidkotabekasi.com/kota-bekasi/perekonomian-daerah/kondisi-ekonomi-mikro-umkm/kondisi-ekonomi-mikro-umkm.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Investasi</title>
		<link>http://www.siidkotabekasi.com/kota-bekasi/perekonomian-daerah/investasi/investasi.html</link>
		<comments>http://www.siidkotabekasi.com/kota-bekasi/perekonomian-daerah/investasi/investasi.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Nov 2009 16:52:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Investasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.siidkotabekasi.com/?p=168</guid>
		<description><![CDATA[Realisasi investasi di Kota Bekasi selama kurun waktu 2003-2006 sebagian besar didominasi oleh investasi pada sektor industri baik dari Penanaman Modal Asing (PMA), Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) maupun investasi yang dilakukan oleh industri kecil. Target dan realisasi pencapaian jumlah &#8230; <a href="http://www.siidkotabekasi.com/kota-bekasi/perekonomian-daerah/investasi/investasi.html">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Realisasi investasi di Kota Bekasi selama kurun waktu 2003-2006 sebagian besar didominasi oleh investasi pada sektor industri baik dari Penanaman Modal Asing (PMA), Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) maupun investasi yang dilakukan oleh industri kecil.</p>
<p>Target dan realisasi pencapaian jumlah investasi Kota Bekasi</p>
<p>TAHUN TARGET REALISASI<br />
(juta USD) (juta USD) (%)<br />
2003 818,966 1.091,111 133,23<br />
2004 900,862 1.043,477 115,83<br />
2005 990,948 1.058,305 106,80<br />
2006 642,573 1.068,721 166,32</p>
<p>Pertumbuhan cukup tinggi pada capaian realisasi investasi sejak tahun 2003 -2006. Tahun 2003 sebesar 133,23%, tahun 2006 sebesar 166,32%.Dengan asumsi kurs dollar Amerika Serikat terhadap rupiah adalah USD 1 sama dengan Rp. 10.000, maka investasi pada tahun 2006 di sektor industri adalah sebesar Rp. 10,687 triliun. Investasi tersebut terdiri dari Rp. 8,976 triliun investasi pada sektor industri besar yang sumber dananya berasal dari PMA, Rp. 869,235 milyar investasi pada sektor industri yang sumber dananya berasal dari PMDN, Rp. 742,421 milyar investasi pada sektor industri menengah dan Rp. 99,975 milyar investasi pada sektor industri kecil.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.siidkotabekasi.com/kota-bekasi/perekonomian-daerah/investasi/investasi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pertumbuhan Ekonomi</title>
		<link>http://www.siidkotabekasi.com/kota-bekasi/perekonomian-daerah/laju-pertumbuhan-ekonomi/pertumbuhan-ekonomi.html</link>
		<comments>http://www.siidkotabekasi.com/kota-bekasi/perekonomian-daerah/laju-pertumbuhan-ekonomi/pertumbuhan-ekonomi.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Nov 2009 16:51:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Laju Pertumbuhan Ekonomi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.siidkotabekasi.com/?p=164</guid>
		<description><![CDATA[Perkembangan Laju Pertumbuhan Ekonomi Kota Bekasi, Jawa Barat dan Indonesia Tahun 2004 – 2006 Pertumbuhan ekonomi merupakan indikator yang dapat menggambarkan kinerja perekonomian di suatu wilayah. Dari gambar kita dapat melihat laju pertumbuhan ekonomi Kota Bekasi yang terus meningkat pada &#8230; <a href="http://www.siidkotabekasi.com/kota-bekasi/perekonomian-daerah/laju-pertumbuhan-ekonomi/pertumbuhan-ekonomi.html">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Perkembangan Laju Pertumbuhan Ekonomi Kota Bekasi, Jawa Barat dan Indonesia Tahun 2004 – 2006</strong></p>
<p>Pertumbuhan ekonomi merupakan indikator yang dapat menggambarkan kinerja perekonomian di suatu wilayah. Dari gambar kita dapat melihat laju pertumbuhan ekonomi Kota Bekasi yang terus meningkat pada periode tahun 2004-2006. Kecuali di tahun 2004, pertumbuhan ekonomi Kota Bekasi selalu di atas Jawa Barat dan Indonesia. Pada tahun 2005 dengan 5,65 persen, LPE Kota Bekasi sedikit lebih tinggi dari Jawa Barat dan Indonesia dengan 5,62 dan 5,55. Demikian pula pada tahun 2006 LPE Kota Bekasi yang mencapai 6,07 persen masih lebih baik dibandingkan Jawa Barat dan Indonesia yang hanya mencapai 6,01 dan 5,48 persen.</p>
<p>Sedangkan untuk tahun 2004 dengan 5,38 persen pertumbuhan ekonomi Kota Bekasi lebih tinggi dari Jawa Barat (4,77 persen) tetapi di bawah LPE Indonesia yang mencapai 5,50 persen.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.siidkotabekasi.com/kota-bekasi/perekonomian-daerah/laju-pertumbuhan-ekonomi/pertumbuhan-ekonomi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Terminal Berstandar Internasional</title>
		<link>http://www.siidkotabekasi.com/potensi-dan-sektor-unggulan/potensi/terminal-berstandar-internasional/terminal-berstandar-internasional.html</link>
		<comments>http://www.siidkotabekasi.com/potensi-dan-sektor-unggulan/potensi/terminal-berstandar-internasional/terminal-berstandar-internasional.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Nov 2009 01:03:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Terminal Berstandar Internasional]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.siidkotabekasi.com/?p=127</guid>
		<description><![CDATA[Perkembangan kota Bekasi sangatlah cepat, sektor transportasi memiliki posisi yang sangat penting dan strategis dalam memperlancar roda perekonomian serta dapat mempengaruhi semua aspek kehidupan, maka dibutuhkan pembangunan terminal yang layak sebagai pengganti terminal tipe B yang melayani angkutan antar kota &#8230; <a href="http://www.siidkotabekasi.com/potensi-dan-sektor-unggulan/potensi/terminal-berstandar-internasional/terminal-berstandar-internasional.html">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Perkembangan kota Bekasi sangatlah cepat, sektor transportasi memiliki posisi yang sangat penting dan strategis dalam memperlancar roda perekonomian serta dapat mempengaruhi semua aspek kehidupan, maka dibutuhkan pembangunan terminal yang layak sebagai pengganti terminal tipe B yang melayani angkutan antar kota dalam propinsi, tetapi kenyataannya terminal tersebut harus melayani antar kota dan antar propinsi. Pembangunan sarana terminal penumpang tipe A sebagai pengganti terminal tipe B, lokasinya di Kelurahan Bojongmenteng, Kecamatan Rawalumbu dengan luas lahan  ± 7,16 hektar.</p>
<p>Pembangunan terminal tipe A di Bojongmenteng yang dipadukan dengan pembangunan pusat perdagangan diharapkan bisa menyerap tenaga kerja yang cukup banyak dan dapat mengurangi tingkat pengangguran yang relatif tinggi di Kota Bekasi.</p>
<p>Pemindahan terminal ke arah selatan kota dengan akses jalan masuk ke pintu tol Bekasi Tiniur, Cileungsi dan satu melalui ruas jalan Pengasinan‑Bantar Gebang. tersebut memunculkan peluang untuk mengembangkan atau membangun suatu Central Business District (CBD)<em> </em>di bekas terminal. Hal ini menjadi peluang untuk investasi pengembangan Kota Bekasi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.siidkotabekasi.com/potensi-dan-sektor-unggulan/potensi/terminal-berstandar-internasional/terminal-berstandar-internasional.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Struktur Ekonomi</title>
		<link>http://www.siidkotabekasi.com/kota-bekasi/perekonomian-daerah/struktur-ekonomi.html</link>
		<comments>http://www.siidkotabekasi.com/kota-bekasi/perekonomian-daerah/struktur-ekonomi.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Nov 2009 23:39:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Perekonomian Daerah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.siidkotabekasi.com/?p=158</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu indikator yang sering digunakan untuk menggambarkan struktur perkembangan ekonomi suatu wilayah dan memperlihatkan kontribusi nilai tambah setiap sektor dalam pembentukan PDRB adalah distribusi persentase sektoral. <a href="http://www.siidkotabekasi.com/kota-bekasi/perekonomian-daerah/struktur-ekonomi.html">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Salah satu indikator yang sering digunakan untuk menggambarkan struktur perkembangan ekonomi suatu wilayah dan memperlihatkan kontribusi nilai tambah setiap sektor dalam pembentukan PDRB adalah distribusi persentase sektoral.</p>
<p><strong>Struktur Ekonomi Kota Bekasi Tahun 200</strong><strong>5 dan 2006</strong></p>
<p>Pada Gambar di atas terlihat kontribusi sektor sekunder sangat didominasi oleh sektor industri pengolahan. Sektor tersier sangat ditopang dari andil sektor perdagangan tahun 2006. Sektor primer (sektor pertanian) hanya memberikan andil di bawah 1,00 persen. Kota Bekasi pun termasuk daerah sentra sektor industri pengolahan dan perdagangan (pada Tabel di bawah). Kontribusinya pada tabel berikut :</p>
<p style="text-align: left;"><strong>Kontribusi Sektor Atas Dasar Harga Berlaku terhadap Perekonomian Kota Bekasi Tahun 2003-2006 (dalam %)</strong></p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td width="255" valign="top">
<p align="center">Lapangan Usaha<strong> </strong></p>
</td>
<td width="75" valign="top">
<p align="center">2003<strong> </strong></p>
</td>
<td width="66" valign="top">
<p align="center">2004<strong> </strong></p>
</td>
<td width="66" valign="top">
<p align="center">2005<strong> </strong></p>
</td>
<td width="66" valign="top">
<p align="center">2006<strong> </strong></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="255" valign="top"><strong>Primer</strong></td>
<td width="75" valign="top">
<p align="right">1.06%</p>
</td>
<td width="66" valign="top">
<p align="right">0.89%</p>
</td>
<td width="66" valign="top">
<p align="right">0.91%</p>
</td>
<td width="66" valign="top">
<p align="right">0.89%</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="255" valign="top"><strong>Pertanian</strong></td>
<td width="75" valign="top">
<p align="right">1.06%</p>
</td>
<td width="66" valign="top">
<p align="right">0.89%</p>
</td>
<td width="66" valign="top">
<p align="right">0.91%</p>
</td>
<td width="66" valign="top">
<p align="right">0.89%</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="255" valign="top"><strong>Pertambangan</strong></td>
<td width="75" valign="top">
<p align="right">-</p>
</td>
<td width="66" valign="top">
<p align="right">-</p>
</td>
<td width="66" valign="top">
<p align="right">-</p>
</td>
<td width="66" valign="top">
<p align="right">-</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="255" valign="top"><strong>Sekunder</strong></td>
<td width="75" valign="top">
<p align="right">53.49%</p>
</td>
<td width="66" valign="top">
<p align="right">53.90%</p>
</td>
<td width="66" valign="top">
<p align="right">53.57%</p>
</td>
<td width="66" valign="top">
<p align="right">52.72%</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="255" valign="top"><strong>Industri   Pengolahan</strong></td>
<td width="75" valign="top">
<p align="right">47.84%</p>
</td>
<td width="66" valign="top">
<p align="right">46.77%</p>
</td>
<td width="66" valign="top">
<p align="right">46.67%</p>
</td>
<td width="66" valign="top">
<p align="right">45.77%</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="255" valign="top"><strong>Listrik, gas, dan   air bersih</strong></td>
<td width="75" valign="top">
<p align="right">2.31%</p>
</td>
<td width="66" valign="top">
<p align="right">3.93%</p>
</td>
<td width="66" valign="top">
<p align="right">3.56%</p>
</td>
<td width="66" valign="top">
<p align="right">3.35%</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="255" valign="top"><strong>Bangunan</strong></td>
<td width="75" valign="top">
<p align="right">3.34%</p>
</td>
<td width="66" valign="top">
<p align="right">3.19%</p>
</td>
<td width="66" valign="top">
<p align="right">3.34%</p>
</td>
<td width="66" valign="top">
<p align="right">3.59%</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="255" valign="top"><strong>Tersier</strong></td>
<td width="75" valign="top">
<p align="right">45.45%</p>
</td>
<td width="66" valign="top">
<p align="right">45.21%</p>
</td>
<td width="66" valign="top">
<p align="right">45.52%</p>
</td>
<td width="66" valign="top">
<p align="right">46.40%</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="255" valign="top"><strong>Perdagangan,   hotel dan restoran</strong></td>
<td width="75" valign="top">
<p align="right">26.98%</p>
</td>
<td width="66" valign="top">
<p align="right">27.30%</p>
</td>
<td width="66" valign="top">
<p align="right">28.17%</p>
</td>
<td width="66" valign="top">
<p align="right">28.89%</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="255" valign="top"><strong>Pengangkutan dan   komunikasi</strong></td>
<td width="75" valign="top">
<p align="right">8.89%</p>
</td>
<td width="66" valign="top">
<p align="right">9.06%</p>
</td>
<td width="66" valign="top">
<p align="right">8.28%</p>
</td>
<td width="66" valign="top">
<p align="right">8.45%</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="255" valign="top"><strong>Keuangan,   persewaan &amp; jasa Perusahaan</strong></td>
<td width="75" valign="top">
<p align="right">3.25%</p>
</td>
<td width="66" valign="top">
<p align="right">3.04%</p>
</td>
<td width="66" valign="top">
<p align="right">3.26%</p>
</td>
<td width="66" valign="top">
<p align="right">3.18%</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="255" valign="top"><strong>Jasa – jasa</strong></td>
<td width="75" valign="top">
<p align="right">6.33%</p>
</td>
<td width="66" valign="top">
<p align="right">5.80%</p>
</td>
<td width="66" valign="top">
<p align="right">5.81%</p>
</td>
<td width="66" valign="top">
<p align="right">5.87%</p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.siidkotabekasi.com/kota-bekasi/perekonomian-daerah/struktur-ekonomi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PDRB</title>
		<link>http://www.siidkotabekasi.com/kota-bekasi/perekonomian-daerah/pdrb/pdrb.html</link>
		<comments>http://www.siidkotabekasi.com/kota-bekasi/perekonomian-daerah/pdrb/pdrb.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Nov 2009 23:31:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[PDRB]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.siidkotabekasi.com/?p=156</guid>
		<description><![CDATA[Pada periode tahun 2003-2006 laju pertumbuhan ekonomi Kota Bekasi selalu lebih tinggi dibandingkan Propinsi Jawa Barat, di tahun 2003 LPE Kota Bekasi sebesar 5,25 persen dan meningkat pada tahun 2004 menjadi 5,38 persen, kemudian tumbuh cukup tinggi hingga 6,07 persen di tahun 2006. Sedangkan perekonomian Propinsi Jawa Barat pada periode yang sama tumbuh masing-masing sebesar 4,77 persen; 5,62 persen dan 6,01 persen. <a href="http://www.siidkotabekasi.com/kota-bekasi/perekonomian-daerah/pdrb/pdrb.html">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada periode tahun 2003-2006 laju pertumbuhan ekonomi Kota Bekasi selalu lebih tinggi dibandingkan Propinsi Jawa Barat, di tahun 2003 LPE Kota Bekasi sebesar 5,25 persen dan meningkat pada tahun 2004 menjadi 5,38 persen, kemudian tumbuh cukup tinggi hingga 6,07 persen di tahun 2006. Sedangkan perekonomian Propinsi Jawa Barat pada periode yang sama tumbuh masing-masing sebesar 4,77 persen; 5,62 persen dan 6,01 persen.</p>
<p>Pertumbuhan yang paling tinggi di tahun 2006 terhadap pembentukan perekonomian Kota Bekasi ada pada sektor pengangkutan dan komunikasi yaitu mencapai 10,96 persen. Adanya kenaikan tarif angkutan dan menjamurnya telepon seluler ikut mendongkrak pertumbuhan di sektor ini.</p>
<p>Sektor perdagangan mempunyai pertumbuhan tertinggi kedua dengan 8,35 persen, di urutan ke-3 sektor listrik, gas dan air bersih dengan 7,77 persen. Sedangkan penurunan kinerja terjadi pada sektor pertanian yaitu senilai -2,27 persen padahal tahun sebelumnya mampu tumbuh sebesar 2,04 persen.</p>
<p><a href="http://www.siidkotabekasi.com/wp-content/uploads/2009/11/pdrb.gif"><img class="aligncenter size-full wp-image-241" title="pdrb" src="http://www.siidkotabekasi.com/wp-content/uploads/2009/11/pdrb.gif" alt="pdrb" width="500" height="278" /></a></p>
<p>Total nilai tambah bruto atas dasar harga berlaku tahun 2006 adalah :</p>
<ul>
<li>Sektor sekunder (industri pengolahan, listrik, gas &amp; air bersih dan sektor bangunan) masih mendominasi mencapai Rp. 12.048,48 milyar/meningkat 16,98 persen dari tahun 2005.</li>
<li>Sektor primer, mempunyai nilai tambah sebesar Rp. 202,53 milyar/naik sebesar 15,32 persen dari tahun 2005.</li>
<li>Sektor tersier menghasilkan nilai tambah sebesar Rp. 10.604,14 milyar mengalami peningkatan 21,18 persen dari tahun 2005 dengan nilai Rp. 8.751,04 milyar.</li>
</ul>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.siidkotabekasi.com/wp-content/uploads/2009/11/pdrb2.gif"><img class="aligncenter size-full wp-image-242" title="pdrb2" src="http://www.siidkotabekasi.com/wp-content/uploads/2009/11/pdrb2.gif" alt="pdrb2" width="500" height="284" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.siidkotabekasi.com/kota-bekasi/perekonomian-daerah/pdrb/pdrb.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

